JENIS-JENIS PASAR BERDASARKAN BENTUK DAN STRUKTURNYA

Posted by on 2017-02-20 - 5:21 PM

Edukiper.com - Meskipun pasar dapat berlangsung di mana saja dan kapan saja, tetap saja harus memenuhi beberapa syarat terbentuknya pasar seperti tersedianya barang atau jasa yang akan diperjualbelikan, adanya sarana yang memungkinkan interaksi jual-beli, ada penjual dan ada pembeli. Selain keempat syarat tersebut, pembentukan pasar juga terjadi dan berkembang berdasarkan bentuk dan strukturnya. Bentuk pasar berkaitan dengan beberapa hal dalam kegiatan jual beli seperti jumlah penjual dan jumlah pembeli, penawaran dan permintaan, serta jenis barang yang diperjualbelikan. Ketiga aspek tersebut pada akhirnya membentuk struktur pasar yang berbeda antara satu dengan lainnya. Pada kesempatan ini, Edukiper akan membahas jenis-jenis pasar berdasarkan bentuk dan strukturnya.

A. Jenis Pasar Berdasarkan Bentuknya

Jika dilihat berdasarkan bentuk atau strukturnya, maka pasar ditentukan dan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:
1. Jumlah penjual atau pedagang
2. Jumlah pembeli
3. Besarnya penawaran
4. Besar permintaan
5. Jenis barang yang diperdagangkan.

Berdasarkan bentuknya, secara umum pasar dapat dibedakan menjadi dua jenis atau kelompok, yaitu:
1. Pasar sempurna
2. Pasar tidak sempurna

#1 Pasar Sempurna
Pasar sempurna adalah bentuk pasar yang terorganisir secara sempurna dimana penjual dan pembelinya sama-sama mudah dalam mengetahui keadaan pasar tersebut terkait dengan harga barang, selera konsumen, permintaan, dan sebagainya. Jumlah penjual dan pembeli pada pasar sempurna tidak terbatas sehingga tingkat persaingan tinggi.

Pada pasar sempurna, penjual tidak bebas menentukan harga barang dan barang-barang yang diperdagangkan umumnya bersifat serba sama atau dapat dikatakan homogen. Karena tersedia barang homogen dalam jumlah besar maka konsumen dapat memilih untuk membeli dari penjual yang mereka inginkan biasanya yang memberikan harga lebih terjangkau.

#2 Pasar Tidak Sempurna
Pasar tidak sempurna adalah bentuk pasar yang tidak terorganisir secara sempurna. Pada pasar tidak sempurna, penjual dapat menentukan harga barang dan juga jenis barang yang akan diproduksi agar memperoleh keuntungan maksimal.

Pasar tidak sempurna dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:
1. Pasar monopoli
2. Pasar oligopoli
3. Pasar persaingan monopolistik.

B. Jenis Pasar Berdasarkan Strukturnya

Jenis pasar berdasarkan strukturnya

Struktur pasar adalah karakteristik organisasi pasar yang mempengaruhi sifat kompetisi dan harga di dalam pasar. Struktur pasar berkaitan langsung dengan bentuk pasar sehingga jenis-jenisnya mengandung perbedaan dalam hal jumlah penjual, pembeli, permintaan, penawaran, dan jenis barangnya.

Berdasarkan struktrunya, pasar dibedakan menjadi empat jenis, yaitu:
1. Pasar persaingan sempurna
2. Pasar monopoli
3. Pasar oligopoli
4. Pasar persaingan monopolistik

#1 Pasar Persaingan Sempurna
Pasar persaingan sempurna adalah pasar yang struktur organisasinya jelas dan terorganisir secara sempurna dimana terdapat banyak penjual dan pembeli untuk setiap jenis barang yang sama.

Berikut beberapa ciri-ciri pasar persaingan sempurna:
1. Jumlah penjual dan pembeli banyak
2. Penjual dan pembeli memiliki informasi lengkap tentang pasar
3. Barang yang diperjualbelikan bersifat homogen atau sejenis
4. Produsen bebas menutup atau membuka usahanya
5. Semua faktor produksi bebas berpindah tempat
6. Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran
7. Sensitif terhadap perubahan harga
8. Persaingan antar penjual sangat ketat
9. Posisi tawar konsumen sangat kuat
10. Cenderung sulit memperoleh keuntungan lebih.

#2 Pasar Monopoli
Pasar monopoli adalah pasar yang melangsungkan suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran di mana hanya ada satu penjual atau produsen yang berhadapan dengan banyak pembeli atau konsumen.

Berikut beberapa ciri-ciri pasar monopoli:
1. Hanya ada satu penjual (penjual tunggal)
2. Hanya ada satu produsen yang menguasai penawaran
3. Tidak ada penjual lain yang menjual produk sejenis secara sempurna
4. Tidak ada barang pengganti yang mirip
5. Produsen memiliki kekuasaan menentukan harga
6. Biasanya dilakukan oleh perusahaan unggul.

#3 Pasar Oligopoli
Pasar oligopoli adalah pasar yang hanya terdapat beberapa penujal untuk suatu barang tertentu sehingga kegiatan dari penjual yang satu dapat mempengaruhi pemasaran barang penjual lainnya. Beberapa penjual atau produsen tersebut menguasai seluruh penawaran.

Berikut beberapa ciri-ciri pasar oligopoli:
1. Terdapat beberapa penjual yang menguasai pasar
2. Barang yang dijual bisa homogen bisa juga berbeda corak
3. Terdapat hambatan cukup besar bai perusahaan lain untuk masuk.
4. Kegiatan para penjual saling mempengaruhi.

#4 Pasar Persaingan Monopolistik
Pasar persaingan monopolistik adalah pasar yang melangsungkan interaksi antara permintaan dengan penawaran di mana terdapat sejumlah besar penjual yang menawarkan barang yang sama. Pasar monopolistik merupakan pasar yang memiliki sifat monopoli pada spesifikasi barangnya.

Pada pasar ini, terdapat unsur persaingan yang terjadi pada banyak penjual yang menjual produk sejenis. Persaingan monopolistik biasanya terjadi di sektor perdagangan eceran dan jasa seperti pada pompa bensin, toko bahan pangan, dan sebagainya. 

Berikut beberapa ciri-ciri pasar persaingan monopolistik:
1. Terdapat banyak penjual macam barang tertentu
2. Barang yang diperjualbelikan beragam namun dapat saling menggantikan
3. Penjual dapat menentukan harga sampai batas tertentu
4. Penjual memilii kekuatan monopoli untuk produknya sendiri
5. Tindakan penjual dapat mepengaruhi keadan pasar
6. Para penjual aktif melakukan kegiatan promosi.
Seluruh konten yang diterbitkan di edukiper.com dilindungi undang-undang hak cipta. Dilarang menerbitkan ulang konten dalam bentuk dan cara apapun.

Related Post:

Advertisements

0 comments :

Post a Comment