Peran Sosiolog Dalam Kehidupan Masyarakat

Posted by on 23 April 2016 - 2:14 PM

Sosiolog merupakan orang yang ahli di bidang sosiologi. Mereka adalah orang-orang yang mempelajari ilmu sosiologi dan memilihnya sebagai keahlian khusus mereka. Karena sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang masyarakat, maka para sosiolog lebih fokus atau lebih sensitif pada isu-isu yang sedang berkembang di tengah masyarakat. Para sosiolog akan selalu mengkaji fenomena-fenomena sosial di lingkungannya berdasarkan konsep-konsep sosiologi. Sebagai ahli ilmu kemasyarakatan, para sosiolog memiliki peran yang penting dalam membangun masyarakat di wilayah tertentu.

Para sosiolog tentu mengetahui poin-poin penting yang diperlukan dalam kehidupan sosial untuk menghindari pertentangan dan penyimpangan sosial demi terciptanya keseimbangan sosial.

Tentu saja pengetahuan tersebut tidak hanya sebatas teori belaka, tetapi para sosiolog juga berupaya untuk menerapkannya sehingga bermanfaat untuk masyarakat yang lebih luas.

Berikut beberapa peran utama sosiolog yang sangat penting dalam membangun masyarakat, yaitu :
1. Sebagai ahli riset
2. Sebagai pendidik
3. Sebagai teknisi
4. Sebagai konsultan kebijakan

Bagaimana peran-peran tersebut dapat mempengaruhi perkembangan masyarakat? Pada kesempatan ini akan kita bahas satu-persatu.

Sosiolog Sebagai Ahli Riset

Sebagai orang yang ahli di bidang sosiologi, para sosiolog menaruh perhatian pada fenomena-fenomea sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat. Dan untuk mengkaji fenomena-fenomena tersebut, para sosiolog perlu melakukan riset untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan.

Setelah data terkumpul, para sosiolog akan mengolah data dan menyajikannya dalam bentuk karya ilmiah sehingga dapat ditarik beberapa kesimpulan yang relevan terhadap fenomena-fenomena yang sedang terjadi.

Riset yang dilakukan tentu saja bukan demi kesenangan sosiolog semata. Dalam aplikasinya, kesimpulan-kesimpulan ataupun hipotesa baru yang muncul setelah riset akan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dalam pengambilan keputusan.

Melalui riset yang mereka lakukan, para sosiolog dapat menekan anggapan-anggapan keliru yang beredar di masyarakat tentang suatu fenomena sosial yang sedang terjadi. Dengan demikian dampak-dampak negatif yang mungkin akan timbul dapat dihindari atau diminimalisir.

Sosiolog Sebagai Pendidik

Sebagai orang yang memahami konsep-konsep sosiologi, para sosiolog juga mempunyai peran penting dalam sosialisasi ilmu-ilmu kemasayarakatan. Artinya, sosiolog bertugas untuk menyampaikan konsep-konsep yang seharusnya diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Konsep-konsep tersebut berkaitan erat dengan nilai dan norma sosial, interaksi sosial, penyimpangan sosial, pengendalian sosial, pola-pola dan struktur sosial, serta konsep-konsep lain yang menjadi nilai penting bagi perkembangan masyarakat.

Seperti halnya seorang guru, para sosiolog harus selalu berusaha untuk menyajikan suatu fakta sosial secara objektif dan bersikap ilmiah dalam menyampaikan gagasan-gagasan kepada masyarakat tanpa melibatkan anggapan atau praduga.

Sosiolog Sebagai Teknisi

Agar ilmu yang mereka kuasai tidak hanya sebatas teori, maka para sosiolog juga sering terjun langsung ke masyarakat untuk mengamati fenomena-fenomena sosial yang sedang terjadi. Dengan demikian, para sosiolog dapat terlibat langsung dalam perencanaan kegiatan-kegiatan masyarakat.

Sejalan dengan perannya sebagai pendidik, sebagai teknisi para sosiolog berperan untuk memberikan masukan atau saran kepada masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial yang sedang mereka hadapi.

Dengan terlibat langsung dalam fenomena sosial yang sedang terjadi, para sosiolog diharapkan dapat menerapkan ilmu mereka untuk menciptakan suatu sistem yang lebih baik terkait penyelesaian suatu masalah sehingga masyarakat dapat menemukan solusi yang lebih baik. 

Sosiolog Sebagai Konsultan Kebijakan

Karena dipandang sebagai ahli di bidang kemasyarakatan, para sosiolog banyak pula yang berperan sebagai konsultan kebijakan. Peran tersebut tentu saja tidak lepas dari kenyataan atau anggapan bahwa mereka lebih berpengalaman dalam hal kemasyarakatan.

Dengan ilmu dan pengalaman-pengalaman mereka ketika melakukan riset atau saat terjun langsung sebagai teknisi, tentu para sosiolog mempunyai nilai lebih yang dapat mereka bagikan untuk menyelesaikan suatu masalah atau fenomena sosial.

Sebagai konsultan kebijakan, para sosiolog berperan memberikan pemikiran mereka tentang pengaruh kebijakan sosial yang mungkin terjadi. Pemikiran-pemikiran tersebut disampaikan berdasarkan ilmu atau pengalaman yang memang lebih sering terjadi.

Karena pengaruh dari setiap kebijakan sosial tidak bisa ditentukan secara pasti, maka para sosiolog dapat memberikan suatu perkiraan atau ramalan tentang pengaruh yang akan terjadi jika kebijakan tersebut diambil.

Tentu saja, para sosiolog akan melihat beberapa alternatif atau peluang yang lebih baik sehingga diharapkan kebijakan sosial yang diambil adalah kebijakan dengan dampak atau pengaruh yang sesuai atau mendekati harapan.

Advertisements