TRIK CARA MENGHAFAL DAN MEMAHAMI PELAJARAN DENGAN CEPAT

Posted by on 12 September 2016 - 9:14 PM

Edukiper.com - Ketika belajar, seorang murid dituntut untuk bisa memahami materi yang ia pelajari dan mengingatnya. Salah satu cara untuk mengingat pelajaran yang sedang dipelajari adalah dengan cara menghafalnya. Menghafal yang benar bukan hanya sekedar mengingat apa yang ingin kita ingat tetapi sekaligus memahami apa yang kita ingat. Dengan kata lain, hafalan tersebut bekerja untuk ingatan jangka panjang bukan ingatan jangka pendek. Kegiatan menghafal yang dilakukan dalam sistem kebut semalam untuk menghadapi ujian kebanyakan merupakan ingatan jangka pendek yang akan hilang begitu selesai atau tidak diperlukan lagi. Lalu bagaimana cara menghafal dan memahami pelajaran dengan cepat? Pada kesempatan ini, edukiper akan memaparkan beberapa trik menghafal yang bertahan untuk jangka panjang.

#1 Kenali Tipe Belajarmu
Tiap orang memiliki cara tersendiri untuk menghafal atau mengingat pelajaran. Cara itu bergantung pada kepribadian atau tipe belajar orang tersebut. Oleh karena itu, Hal pertama yang harus anda perhatikan sebelum menghafal adalah tipe belajar. Kenali tipe belajarmu apakah termasuk tipe visual, auditori, atau kinestetik.

Jika anda cenderung lebih mudah memahami materi melalui penglihatan, maka anda termasuk pembelajar visual (visual learner). Pembelajar visual lebih suka membaca buku daripada dibacakan. Mereka juga sangat teliti dengan detail dan keteraturan.

Jika anda cenderung lebih mudah memahami materi melalui pendengaran daripada penglihatan, maka anda termasuk pembelajar auditori (auditory learner). Pembelajar learner lebih suka dibacakan daripada membaca sendiri. Mereka cenderung mengucapkan tulisan saat membaca.

Jika anda cenderung lebih mudah memahami materi melalui gerak tubuh atau praktik langsung, maka anda termasuk pembelajar kinestetik (kinesthetic learner). Pembelajar kinestetik lebih menyukai permainan atau aktivitas fisik dan cenderung aktif bergerak.

Baca juga : Mengenal Tipe-tipe Belajar : Visual, Auditori, dan Kinestetik.

#2 Baca Pelajaran yang Akan Dihafal
Sebelum menghafal pelajaran tertentu, tentu anda harus membacanya terlebih dahulu untuk mengetahui bagian-bagian mana saja yang perlu dihafal. Dalam membaca gunakanlah tenik scanning atau teknik skimming agar membaca lebih efektif dan efisien.

Bagi anda yang belajar dengan tipe visual, maka cobalah membaca pelajaran tersebut dengan teliti dan tandailah bagian-bagian yang anda anggap penting. Gunakan warna-warni untuk menandai bagian itu agar lebih menarik.

Bagi anda yang belajar dengan tipe auditori, maka bacalah bahan pelajaran tersebut dengan bersuara sebab tipe auditori lebih mudah menangkap informasi yang mereka dengar daripada yang mereka lihat. Jika memungkinkan, mintalah orang lain membacanya lalu catat bagian yang penting.

Untuk anda yang belajar dengan tipe kinestetik, maka anda dapat menggunakan jari anda sebagai alat bantu atau benda-benda tertentu yang dapat membantu kosnentrasi anda dalam membaca.

#3 Pahami Konsep Dasar
Poin penting dalam menguasai suatu pelajaran adalah memahami konsep dasarnya. Sebelum menghafal suatu pelajaran pelajari dulu konsep dasarnya dan pastikan anda benar-benar paham. Jika anda sudah menguasai konsep dasarnya, maka akan lebih mudah menghafal bagian-bagian lainnya.

#4 Buat Catatan Penting
Setelah anda membaca buku pelajaran dan memahami konsep dasarnya, maka buatlah catatan penting berupa ringkasan dari materi tersebut. Catatan penting berisi bagian-bagian yang anda rasa perlu untuk diingat. Susunalah catatan sedemikian rupa sesuai dengan tipe belajar anda.

Bagi anda yang belajar dengan tipe visual, maka susunlah catatan anda serapi mungkin sebab tipe visual cenderung memperhatikan detail dan sistematis. Bila perlu susunalah catatan anda ke dalam bentuk diagram atau peta konsep dengan warna yang menarik.

Bagi anda yang belajar dengan tipe auditori, maka anda dapat menyusun catatan anda dalam bentuk suara. Jika memungkinakan bacalah catatan penting anda dan rekam suara anda. Rekaman itulah yang akan anda gunakan untuk menghafal.

Untuk tipe kinestetik, maka susunlah catatan anda berdasarkan pengalaman atau aktivitas yang anda lakukan terkait pelajaran tersebut. Tentu saja sesuaikan tahapan yang anda lakukan dengan teori yang ada dalam buku pelajaran.

Baca juga : 5 Metode Belajar Matematika Agar Mudah Dipahami.

#5 Gunakan Alat Bantu
Untuk mempermudah anda dalam menghafal, gunakanlah alat bantu tertentu sesuai dengan metode menghafal yang anda gunakan. Untuk pembelajar visual, gunakanlah alat bantu berupa gambar, diagram, atau grafik yang menarik agar lebih mudah anda ingat.

Untuk pembelajar auditori, gunakanlah alat bantu berupa musik atau irama yang dapat anda dengar dan nikmati sehingga kegiatan menghafal menjadi lebih menyenangkan dan mudah anda pahami. Ubahlah pelajaran yang ingin anda hafal menjadi lagu favorit anda.

Untuk pembelajar kinestetik, gunakanlah alat peraga tertentu yang dapat anda gunakan untuk menjelaskan suatu materi yang ingin anda hafal. Misalnya anda ingin menghafal bagian-bagian jantung manusia, maka gunakanlah alat peraga jantung manusia sehingga anda dapat melihat dan menunjuk bagian-bagiannya secara langsung.

#6 Gunakan Analogi atau Perbandingan
Cara paling mudah mengingat suatu pelajaran adalah dengan cara menghubungkan pelajaran tersebut dengan kehidupan sehari-hari yang mudah diingat. Gunakanlah analogi yang sesuai untuk pelajaran tersebut berdasarkan tipe belajarmu.

Untuk pembelajar visual gunakanlah analogi visual dalam bentuk gambar atau lambang yang dapat membantu anda mengingat dan memahami materi tertentu. Untuk pembelajar auditori, gunakan analogi yang menarik dalam bentuk cerita dan untuk pembelajar kinestetik gunakan analogi melalui praktik langsung.

#7 Kerjakan Soal Latihan
Salah satu cara yang paling efektif untuk menghafal dan memahami pelajaran adalah dengan mengerjakan soal-soal latihan. Dengan rajin mengerjakan soal-soal latihan, maka secara tidak langsung anda kembali mempelajari dan berusaha mengingat konsep yang telah anda pelajari.

Untuk pembelajar visual, kerjakanlah soal-soal latihan dan tulislah jawaban anda secara teratur. Perhatikan model soal secara detail dan susun jawaban secara sistematis sehingga lebih mudah untuk dipahami atau dipelajari kembali sewaktu-waktu.

Untuk pembelajar auditori, cobalah untuk mengerjakan soal dengan sistem tanya jawab. Mintalah bantuan kepada teman atau orangtua untuk menanyakan beberapa soal latihan yang berhubungan dengan materi yang ingin anda hafal.

Untuk pembelajar kinestetik, latihan soal dapat dilakukan melalui permainan-permainan yang melibatkan aktivitas fisik atau praktikum. Cobalah untuk menyentuh, melihat, atau mempraktikan secara langsung jawaban soal-soal tersebut melalui alat peraga.

Baca juga : Cara Mengajar yang Efektif Sesuai Tipe Belajar Anak.

Advertisements