PERTIMBANGAN PENTING SEBELUM MENJADI PUBLISHER ADSENSE

Posted by on 05 November 2016 - 8:42 AM

Edukiper.com - Siap yang tidak ingin mendapatkan penghasilan tambahan dari konten online yang mereka miliki? Semua orang pasti berharap selain memberikan manfaat kepada pembaca dan semua pengguna internet, konten online yang mereka miliki dapat membawa keuntungan finansial bagi mereka sendiri. Setidaknya begitulah pandangan dari sebagian besar blogger di dunia. Monetisasi blog merupakan salah satu target yang ingin dicapai oleh banyak orang. Di Indonesia sendiri, pertumbuhan blogger juga begitu pesat. Para blogger seolah berlomba-lomba menghasilkan blog dan konten berkualitas agar bisa menjadi publisher Adsense dan menghasilkan jutaan rupiah dari konten mereka. Jika anda bergabung bersama Google Adsense dan menampilkan iklan di situs atau blog anda, maka anda sudah dapat dikatakan sebagai publisher Adsense.

Tantangan yang Harus Dihadapi Publisher Adsense

Google Adsense memang menjadi salah satu program periklanan yang sangat disukai para blogger karena terbukti membayar dan banyak blogger yang sukses menghasilkan ratusan juta lewat blog mereka. Akan tetapi, untuk menjadi publisher Adsense tidaklah semuda membalik telapak tangan.

Meskipun beberapa blogger berhasil mengembangkan blog mereka dan menjadi publisher Adsense yang sukses, pada kenyataannya tidak sedikit pula yang gagal. Jika anda sering membaca artikel di berbagai forum Adsense, pasti anda sering melihat beberapa keluhan mengenai sulitnya untuk menjadi publisher Adsense.

Untuk bergabung dengan Google Adsense memang terlihat mudah. Dengan mengkombinasikan blogger dan Google Adsense maka penghasilan akan mengalir setiap bulannya. Akan tetapi, sama seperti proses mendaftar yang relatif sulit, meningkatkan kinerja agar penghasilan maksimal juga sama sulitnya.

Setelah menunggu dengan harap-harap cemas dan diterima menjadi publisher Adsense, itu bukan berarti penghasilan akan mengalir begitu saja. Anda masih harus memikirkan cara agar kinerja Adsense anda optimal dan dapat memberikan keuntungan yang maksimal.
 
Memang adalah hal yang mungkin untuk mendapatkan ratusan juta rupiah perbulan dari Google Adsense, dan beberapa blogger telah membuktikannya. Tapi, jumlah itu hanya bagian kecil dari jumlah blogger yang bergabung menjadi publisher Adsense.

Itu artinya, tidak semua publisher Adsense meraih kesuksesan. Beberapa orang mungkin harus menunggu berbulan-bulan agar bisa menerima pembayaran sebab penghasilannya belum melewati ambang batas. Beberapa lagi mungkin merasa frustasi karena nilai klik yang mereka terima sangat rendah atau karena tampilan iklan menurun meskipun pengunjung meningkat.

Dua hal itu hanya segelincir dari beberapa permasalahan yang umum dihadapi oleh Publisher Adsense. Bagi pemula yang masih belajar mengenai Adsense, tentu akan banyak tantangan yang dihadapi. Tantangan itu bisa berasal dari luar maupun dari diri blogger itu sendiri.

Baca juga : Cara Menghasilkan Dollar dari Google untuk Pemula.

Apa yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Menjadi Publisher Adsense?

Menjadi seorang publisher tidaklah sekedar menampilkan iklan di situs atau blog lalu menerima bayaran untuk setiap klik valid yang diterima. Lebih dari itu, menjadi publisher berarti harus siap menerima berbagai konsekuensi yang akan dihadapi.

Salah satu poin penting yang harus ada dalam diri publisher Adsense adalah tanggung jawab. Artinya, ketika anda mendapat kesempatan dan kepercayaan untuk menjadi publisher Adsense, maka anda harus bertanggung jawab dalam menjaga kualitas konten anda agar anda benar-benar layak menjadi seorang publisher.

Mengandalkan artikel yang sudah ada di blog anda tidaklah cukup. Sebagai publisher Adsense, anda dituntut untuk secara konsisten mengupdate artikel anda. Anda harus menulis konten-konten baru yang segar dan original agar blog anda menjadi lebih dinamis dan dapat bersaing dengan blog-blog baru yang terus bermunculan setiap harinya.

Tidak hanya itu, anda juga harus memiliki strategi yang jitu agar blog anda tetap bertahan dan memiliki perkembangan setiap bulannya. Anda mungkin sesekali akan merasakan frustasi karena kinerja blog anda menurun atau kehilangan sebagian besar trafik karena faktor tertentu yang tidak dapat anda kendalikan.

Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi, maka ada baiknya jika kita mempertimbangkan beberapa hal penting terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menjadi seorang publisher Adsense. 

#1 Media Apa yang Akan Anda Digunakan

Hal yang harus diperhatikan sebelum mendaftar Google Adsense

Pada artikel sebelumnya, edukiper telah membahas tiga cara untuk menghasilkan uang melalui Google Adsense dan Admob, yaitu melalui blog, channel youtube, dan aplikasi android. Nah, untuk menjadi seorang publisher Adsense, maka hal pertama yang penting untuk dipertimbangkan adalah media yang akan digunakan.

A. Menggunakan Blog
Salah satu syarat dan merupakan syarat utama untuk mendaftar Google Adsense adalah memiliki situs yang akan digunakan untuk menampilkan iklan Adsense. Tak hanya situs dengan domain TLD, Google juga memberi kesempatan kepada blog gratis khususnya yang berplatform blogspot.com.

Itu artinya, anda tidak harus membeli domain atau hosting untuk membuat situs dan mendaftar Google Adsense. Sebagai pemula kita bisa memanfaatkan platform pembuatan blog milik Google yaitu blogger.com. Nah, yang perlu menjadi pertimbangan adalah apa topik yang akan anda bahas di blog anda.

Topik yang dibahas di dalam suatu blog atau lebih dikenal dengan istilah niche merupakan faktor penting yang mempengaruhi nilai CPC (Cost Per Click) iklan yang tampil. Pemilihan niche yang tepat akan memberikan penghasilan yang optimal bagi publisher, begitu pula sebaliknya.

Secara umum, para blogger tentu mengharapkan iklan yang tampil di blog mereka memiliki CPC yang tinggi. Oleh karena itu, idealnya, niche yang tepat adalah niche yang dapat mengundang iklan-iklan dengan CPC tinggi untuk tampil di blog kita.

Lalu bagaimana menentukan niche blog yang tepat? Idealnya, lebih baik jika menggunakan niche tertentu yang spesifik dan menggunakan HPK (High Paying Keywords) sehingga pengunjung blog kita lebih tertarget dan CPC iklan juga akan tinggi.

Akan tetapi, pemilihan niche yang tepat tidak selalu berpatokan pada nilai CPC atau HPK. Karena setiap orang memiliki pengetahuan dan kemampuan menulis yang berbeda-beda, tentu akan lebih tepat jika kita memilih niche yang paling kita kuasai.

Artinya, jangan memaksakan diri untuk membahas suatu topik yang sama sekali tidak kita kuasai hanya karena topik tersebut termasuk niche yang memiliki CPC tinggi dan mengandung HPK yang bisa mendatangkan keuntungan maksimal.

Ketika kita memaksakan diri untuk membahas topik yang tidak kita kuasai, maka kemungkinan besar kita akan selalu mengalami kesulitan dalam menulis konten. Alhasil, bukannya mendapat penghasilan, blog kita justru tidak terurus karena jarang diupdate.

Oleh karena itu, edukiper menyarankan untuk lebih bijak dalam memilih topik blog. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam penentuan niche blog.
1. Tulis daftar beberapa niche yang merupakan HPN (High Paying Niche)
2. Pilih salah satu niche yang paling anda kuasai
3. Pastikan anda selalu memiliki ide untuk niche yang anda pilih
4. Jika tidak ada HPN yang anda kuasai, maka pilih niche lain
5. Jika tidak bisa spesifik, gunakan multi niche (gado-gado).

Selain membuat blog dengan niche spesifik yang hanya membahas satu topik tertentu, anda juga bisa membuat blog dengan muti niche yang membahas beberapa topik yang saling berhubungan atau bahkan tidak berhubungan sama sekali.

Menurut kami, akan lebih baik jika anda mengembangkan blog multi niche jika memang anda tidak bisa membuat blog dengan niche yang spesifik. Meskipun blog niche dipandang lebih optimal, tetapi tentu saja kedua jenis blog tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Pada artikel sebelumnya, edukiper telah membahas seputar kelebihan dan kekurangan serta perbandingan antara blog niche dan blog gado-gado. Untuk melihatnya, anda bisa mengunjungi artikel tersebut melalui link di bawah ini.

Baca juga : Kelebihan dan Kekurang Blog Niche dan Blog Campuran.

B. Menggunakan Channel Youtube
Jika anda bukan tipe orang yang suka menulis dan lebih menyukai konten-konten bergerak seperti video, maka anda bisa memanfaatkan channel youtube untuk menghasilkan uang dari Google Adsense. Sama seperti pembuatan blog, sebelum membuat channel youtube anda juga harus mempertimbangkan topik bahasan untuk konten anda.

Dalam sebuah wawancara di salah satu stasiun televisi swasta, Raditya Dika yang merupakan salah satu contoh Vlogger sukses di youtube, memaparkan tipsnya dalam membuat konten youtube. Radit mengatakan bahwa dalam membuat konten, kita harus sejujur mungkin dan tidak perlu terlalu formal.

Jika kita amati, memang sebagian besar video milik Radit merupakan video yang tidak terlalu penting atau hanya memberikan hiburan. Ringan, jujur, absurd, dan lucu. Keempat kata itu mungkin bisa mewakili ciri khas konten-konten Radit.

Tak hanya Radit, beberapa vlogger terkenal lainnya juga memiliki konten yang tidak terlalu penting karena memang tujuan utamannya adalah sebagai hiburan. Kebanyakan dari mereka bahkan mengusung konsep komedi sebagai senjata utama dalam konten-konten mereka.

Tetapi, tidak sedikit juga vlogger yang konten-kontennya memiliki manfaat spesifik tidak hanya sekedar hiburan. Misalnya saja para vlogger yang membahas tutorial kecantikan tutorial melukis, tutorial komputer, dan sebagainya.

Lalu apa inti yang dapat kita ambil? Salah satu poin penting yang dapat kita jadikan pelajaran dari beberapa vlogger terkenal adalah penguasaan. Meski memilih topik yang berbeda-beda dan terkadang terkesan tidak penting, tetapi secara umum, mereka memilih topik yang benar-benar mereka kuasai.

Dengan kata lain, mereka menjadikan hal-hal yang mereka suka, yang mereka pahami, atau yang mereka kuasai sebagai topik bahasan dalam konten video mereka agar mereka bisa dengan konsisten menghadirkan konten-konten terbaru sesuai bidang yang mereka pilih.

Itu artinya, saat membuat channel youtube, anda harus memikirkan apa yang benar-benar anda kuasai atau apa yang benar-benar menjadi passion anda. Tidak perlu memaksa diri untuk mengikuti vlogger lain yang sudah sukses dan membahas topik yang sama dengannya.

Cukup menjadi diri anda sendiri dan pahami bidang apa yang paling anda kuasai. Anda bisa memulainya dari hal-hal sederhana dan mengembangkannya menjadi sesuatu yang menarik. Yang terpenting, pastikan untuk selalu konsisten dalam membuat konten anda.

Baca juga : Cara Menghasilkan Ratusan Juta Dari Youtube.

#2 Syarat Apa yang Harus Dipenuhi Untuk Menjadi Publisher

Setelah memutuskan media yang digunakan dan topik apa yang akan dibahas, anda juga harus memperhatikan syarat-syarat yang harus dipenuhi agar bisa menjadi publisher Adsense. Selain memiliki media untuk menampilkan blog, berikut beberapa syarat yang harus diperhatikan:
1. Berusia minimal 18 tahun
2. Situs atau blog sudah aktif setidaknya 6 bulan
3. Konten mematuhi kebijakan Adsense

Dari ketiga poin di atas, kita akan membahas dua poin terakhir yang berkaitan dengan kualitas konten. Pada syarat kedua disebutkan situs atau blog sudah aktif setidaknya 6 bulan. Pada poin ini yang perlu kita garis bawahi sebenarnya adalah kata "Aktif" bukan kata "6 bulan".

Aktif selama setidaknya 6 bulan berarti blog anda sudah berjalan secara dinamis selama 6 bulan. Itu artinya, dalam kurun waktu 6 bulan, anda sudah aktif menulis konten secara berkala dan konsisten. Jika dalam 6 bulan pertama blog anda hanya diam dengan satu atau beberapa artikel saja tentu blog anda belum bisa disebut aktif.

Ya, memang secara harafiah kata aktif juga bisa diartikan sebagai sudah ada atau sudah dibuat. Tetapi, perlu diingat bahwa Google mmebuat kebijakan 6 bulan itu tentu dengan alasan yang pasti, yaitu untuk memastikan bahwa blog anda benar-benar sudah berjalan dan memiliki konten yang memadai.

Jadi, jangan berpatokan pada waktu melainkan pada keaktifan. Yang perlu anda lakukan adalah menulis artikel atau konten anda secara konsitsen agar dalam waktu tersebut blog anda sudah memiliki sejumlah konten berkualitas yang mendatangkan pengunjung dengan jumlah yang layak.

Jika anda secara konsisten menulis konten-konten berkualitas yang original dan fresh, maka bukan tidak mungkin dalam waktu enam bulan sebagai besar artikel anda berada di posisi teratas di hasil penelusuran dan trafik pengunjung anda juga meningkat tajam.

Selain menulis konten berkualitas secara konsisten, anda juga harus memperhatikan kebijakan program Adsense. Anda harus memastikan agar konten-konten yang anda tulis di blog anda tidak melanggar kebijakan yang ditetapkan oleh Adsense.

Anda harus memastikan bahwa konten anda adalah konten positif yang memberikan manfaat bagi pembaca anda. Hindari konten-konten negatif yang berbau SARA, memuat konten dewasa, konten yang yang tidak aman untuk keluarga, atau konten-konten yang dapat menimbulkan konflik.

Baca juga : Cara Menghasilkan Uang dari Blog Gratisan tanpa Modal.

#3 Strategi Apa yang Digunakan Agar Blog Berkembang

Setelah memiliki blog atau channel youtube dan mengetahui beberapa syarat utama yang harus dipenuhi, selanjutnya anda tentu harus mempertimbangkan cara-cara apa yang akan anda gunakan dalam mengembangkan konten online anda agar layak untuk dimonetisasi.

Menulis konten saja tidaklah cukup. Anda juga harus memikirkan metode-metode tertentu untuk optimasi konten sehingga blog atau channel youtube anda dapat berkembang dengan baik. Blog dikatakan berkembang dengan baik jika telah memiliki sejumlah konten berkualitas dan memiliki trafik pengunjung yang terus meningkat seiring dengan pertambahan konten.

Jika anda sudah menulis begitu banyak artikel tetapi blog anda masih sepi pengunjung, maka anda perlu melakukan evaluasi untuk melihat faktor-faktor apa saja yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Faktor yang paling umum yang menyebabkan blog sepi pengunjung adalah renadahnya kualitas konten.

Konten-konten yang tidak original atau sangat mirip dengan konten-konten yang sudah lebih dulu ada di internet biasanya akan sangat sulit untuk bersaing di hasil pencarian. Akibatnya, kebanyakan artikel yang dibuat berada di posisi rendah dan jarang mendapat klik pengunjung.

Perlu kita ingat bahwa pengguna internet akan cenderung mengunjungi situs atau blog yang berada di posisi teratas dalam hasil penelusuran di mesin pencarian (search engine). Oleh karena itu, ketika artikel tidak pernah muncul di posisi teratas atau halaman utama, maka akan sangat jarang dikunjungi.

Itulah sebabnya meskipun sudah memiliki banyak artikel, tetapi blog tetap sepi pengunjung. Faktor lain yang sangat mempengaruhi perkembangan suatu blog adalah optimasi mesin pencarian atau lebih dikenal dengan istilah SEO (Search Engine Optimization).

SEO merupakan optimasi yang dilakukan agar blog menjadi disukai oleh mesin pencarian sehingga artikel-artikel yang kita buat akan lebih cepat terindeks dan bisa tampil di hasil penelusuran. Berbagai teknik SEO dapat dilakukan agar artikel kita mendapat posisi yang bagus di hasil penelusuran.

Oleh karena itu, sebelum menjadi publisher Adsense, sebaiknya anda juga mempelajari beberapa tenknik SEO dasar agar pekerjaan anda tidak sia-sia. Blog yang tidak dioptimasi biasanya akan sangat sulit berkembang karena mesin pencari saja tidak menyukainya.

Jika mesin pencari saja tidak mengenali blog kita dan tidak pernah menampilkan artikel kita di hasil pencarian, lalu bagaimana pengunjung bisa menemukan blog kita? Hal semacam inilah yang harus kita pertimbangkan jika ingin sukses di dunia Adsense.

Baca juga : Strategi Mengembangkan Blog Agar Menghasilkan Uang.

#4 Google Adsense Bukan Cara Cepat untuk Kaya

Banyaknya informasi yang tersebar di internet tentang kesuksesan beberapa blogger yang dapat menghasilkan ratusan juta perbulan memang memberi motivasi kepada banyak blogger pemula untuk mengikuti jejak mereka.

Sayangnya, kebanyakan orang hanya melihat hasil akhirnya saja dan tidak memperhatikan proses yang telah dilalui untuk mencapai posisi tersebut. Tentu saja semua orang akan tergiur melihat penghasilan ratusan juta yang dicapai oleh beberapa blogger sukses. Tapi, apakah itu datang begitu saja?

Jawabannya tentu saja tidak! Untuk menjadi blogger sukses dengan penghasilan ratusan juta rupiah tentu sudah banyak proses dan usaha yang mereka lalui. Tidak serta merta sukses, tentu mereka juga melewati beberapa tahapan bahkan mungkin kegagalan.

Berangkat dari kisah sukses tersebut, akhirnya banyak blogger berlomba-lomba untuk menghasilkan uang dari Google Adsense. Sebenarnya itu adalah hal yang positif. Tetapi, pada akhirnya seringkali timbul pandangan-pandangan yang keliru termasuk tindakan-tindakan curang untuk mencapai keuntungan semata.

Anda mungin seringkali mengunjungi beberapa blog yang artikelnya sama persis dengan artikel di blog lain bahkan judul, label, hingga tanda bacanya pun sama. Itu merupakan salah satu contoh tindakan curang yang dilakukan oleh segelintir orang demi keuntungannya sendiri.

Pada akhirnya, motivasi yang seharusnya digunakan untuk penyemangat justru dijadikan sebagai pendorong ke arah yang tidak benar. Tindakan curang seperti itu tidak hanya merugikan pemilik artikel asli tetapi suatu saat akan merugikan pelaku juga.

Oleh karena itu, sebelum anda berharap terlalu muluk untuk menghasilkan uang dari Google Adsense, anda perlu mengubah beberapa pola fikir yang keliru. Perlu anda ingat bahwa Google Adsense bukan cara cepat untuk menjadi kaya.

Google Adsense memang memungkinkan publisher untuk menghasilkan ratusan juta rupiah perbulannya, tetapi pertanyaannya, Apakah anda siap untuk menjalani prosesnya? Tentu saja Adsense tidak akan memberikan apa-apa kepada anda jika anda sama sekali tidak mau berusaha.

Jika anda hanya mengandalkan sejumlah artikel di blog anda dan sama sekali tidak pernah membuat artikel baru sementara trafik pengunjung anda tidak pernah meingkat, maka bagaimana bisa anda menghasilkan ratusan juta rupiah setiap bulannya?

Jangankan ratusan juta, untuk payout setiap bulan saja mungkin akan sangat sulit jika blog anda tidak mempunyai artikel dan pengunjung yang memadai. Jadi, untuk menjadi publisher Adsense, jangan terlalu memikirkan penghasilan tetapi utamakan terlebi dahulu kualitas anda. Jika anda punya kualitas, maka anda kaan dapat harga yang pantas.

Baca juga : Cara Menghasilkan Uang Sebagai Penulis Lepas.

Advertisements

0 comments :

Post a Comment