STRUKTUR DAN FUNGSI AKAR, BATANG, DAUN DAN BUNGA TUMBUHAN

Posted by on 03 March 2017 - 11:10 AM

Edukiper.com - Apa yang dimaksud dengan jaringan? Dapatkan anda menyebutkan struktur jaringan yang terdapat pada akar, batang, daun, dan bunga tumbuhan? Jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi sama. Setiap jaringan memiliki fungsi tertentu sesuai dengan bentuk, lokasi, dan karakter sel penyusunnya. Kumpulan dari beberapa jaringan yang sejenis dapat membentuk suatu kesatuan yang disebut organ. Secara garis besar, jaringan tumbuhan dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu jaringan meristem dan jaringan dewasa. Jaringan dewasa terdiri dari epidermis, parenkim, kolenkim, sklerenkim, dan pembuluh angkut. Pada kesempatan ini, Edukiper akan membahas struktur jaringan pada akar, batang, daun, dan bunga tumbuhan.

A. Struktur Jaringan dan Fungsi Akar

Akar adalah bagian tumbuhan yang arah pertumbuhannya menuju pusat bumi atau air dan memiliki fungsi penting bagi kelangsungan hidup suatu tumbuhan. Akar beperan penting dalam proses penyerapan air dan garam-garam mineral dari dalam tanah.

Berikut beberapa fungsi akar bagi tumbuhan:
1). Sebagai penyokong atau memperkokoh berdirinya tumbuhan
2). Untuk menyerap air dan garam minral dari tanah
3). Untuk menyimpan cadangan makanan misal pada ketela
4). Sebagai alat perkembangbiakan vegetatif misal tunas
5). Sebagai alat respirasi, misalnya pada tanaman bakau.

Jika diurutkan dari bagian terluar ke dalam, jaringan pada akar tumbuhan tersusun dari epidermis, korteks, endodermis (kulit dalam), dan silinder pusat.

#1 Epidermis
Epidermis merupakan lapisan yang berada di kulit luar. Epidermis tersusun oleh sel-sel epidermis yang letaknya satu garis dengan berkas xilem dan mengalami modifikasi membentuk bulu skar yang berguna untuk memperluas bidang penyerapan. Sel-sel penyusun epidermis merupakan sel-sel selapis yang rapat dan tidak memiliki ruang antar sel.

#2 Korteks
Korteks adalah lapisan yang terletak setelah epidermis dan disebut kulit pertama. Korteks disusun oleh sejumlah sel yang memiliki dinding tipis dan tersusun tidak rapat. Karena susunannya tidak rapat, pada korteks terdapat banyak ruang antarsel yang berfungsi untuk pertukaran gas.

#3 Endodermis
Endodermis adalah lapisan yang terdapat setelah korteks dan disebut kulit dalam. Endodermis merupakan batas terdalam lapisan korteks yang tersusun oleh beberapa sel yang sudah mengalami penebalan zat kayu dan zat gabus dan bersifat semipermeabe. Endodermis berfungsi mengatur jalannya larutan dari tanah yang masuk ke silinder pusat.

#4 Silinder Pusat
Silinder pusat adalah lapisan yang terletak di bagian dalam endodermis disebut juga stele. Silinder pusat dibatasi oleh jaringan perisikel pada bagian terluar yang disebut perikambium. Pada silinder pusat terdapat berkas pengangkut berupa xilem dan floem.

B. Struktur Jaringan dan Fungsi Batang

Batang merupakabagian utama tumbuhan yang berada di atas tanah dan menjadi tempat tumpuan bagi organ tumbuhan lainnya. Secara garis besar, jaringan pada batang tumbuhan dibedakan menjadi epidermis, korteks, endodermis, dan silinder pusat.

#1 Epidermis
Epidermis pada batang terdiri dari selapis sel yang tersusun rapat. Pada batang, dinding sel jaringan epidermis yang berbatasan dengan udara akan mengalami penebalan gabus dan dilapisi kutikula.

#2 Korteks
Korteks merupakan lapisan yang berada di bagian dalam epidermis. Korteks tersusun oleh sel-sel parenkim dan kolenkim. Bagian luar korteks yang berbatasan dengan epidermis terdiri dari sel-sel kolenkim sedangkan bagian dalam terdiri dari sel-sel parenkim.

#3 Endodermis
Endodermis adalah kulit dalam yang berada setelah korteks. Endodermis menjadi pembatas antara korteks dan silinder pusat. Pada tumbuhan berbiji tertutup, sel-sel penyusun endodermis mengandung zat tepung atau floeterma.

#4 Silinder Pusat (Stele)
Silinder pusat atau stele terletak di bagian paling dalam batang. Lapisan terluar stele disebut perisikel dan bagian dalam disebut perikambium. Pada bagian dalam silinder pusat terdapat jaringan parenkim dan berkas pembuluh berupa xilem dan floem.

Beberapa fungsi batang bagi tumbuhan antaralain:
1). Sebagai tumpuan bagi organ tumbuhan lainnya
2). Sebagai alat transportasi zat makanan
3). Sebagai penyimpat bahan makanan misalnya pada tebu
4). Sebagai alat perkembangbiakan vegetatif misal stek, cangkok.

C. Struktur Jaringan dan Fungsi Daun

Daun adalah organ tumbuhan yang tumbuh dari ranting dan umumnya berwarna mengandung klorofil atau zat hijau daun. Sama seperti akar dan batang, daun tidak hanya sebagai pelengkap melainkan memiliki beberapa fungsi yang penting bagi tumbuhan, yaitu:
1). Sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis
2). Sebagai tempat menyimpan makanan
3). Sebagai alat transpirasi atau penguapan
4). Sebagai alat perkembangbiakan vegetatif.

Jaringan pada daun tumbuhan tersusun oleh beberapa bagian. Dari luar ke dalam, jaringan pada daun antaralain jaringan epidermis, jaringan tiang atau palisade, jaringan bunga karang, dan berkas pembuluh.

#1 Epidermis
Epidermis adalah lapisan kulit luar yang berguna untuk melindungi lapisan di bawahnya. Pada epidermis beberapa daun tumbuhan terdapat stomata atau mulut daun yang berfungsi untuk pertukaran gas. Stomata diapit oleh sel penutup yang di dalamnya terdapat klorofil.

#2 Palisade
Jaringan tiang atau palisade adalah jaringan yang banyak mengandung klorofil dan merupakan tempat berlangsungnya fotosintesis. Jaringan tiang tersusun oleh sel-sel memanjang yang berjajar rapat menyerupai pagar.

#3 Jaringan Bunga Karang
Jaringan bunga karang atau spons adalah jaringan yang tersusun dari sel-sel yang jumlahnya sedikit dan memiliki banyak rongga udara atau ruang antar sel yang berfungsi untuk pertukaran gas. Jaringan tiang dan bunga karang membentuk daging daun atau mesofil.

#4 Berkas Pembuluh
Berkas pembuluh berupa xilem dan floem pada daun terdapat di bagian tulang daun dan terletak pada daerah jaringan bunga karang. Berkas pembuluh befungsi sebagai alat pengankutan.

D. Struktur dan Fungsi Bunga

Struktur dan fungsi akar, batang, daun, dan bunga

Bunga adalah organ tumbuhan yang berfungsi sebagai alat reproduksi seksual pada tumbuhan berbunga. Bunga memiliki beberapa fungsi bagi tumbuhan tertentu, misalnya:
1). Sebagai alat perkembang biakan bagi tumbuhan biji
2). Sebagai tempat penyerbukan dan pembuahan
3). Penghasil biji dari bakal bii di putik.

Secara garis besar, jaringan pada bunga tersusun atas beberapa bagian, yaitu:
1). Tangkai bunga dan dasar bunga
2). Kelopak bunga : bagian terluar berfungsi melindungi bunga saat kuncup.
3). Mahkota bunga : bagian bunga berwarna mencolok.
4). Alat kelamin terdiri dari enang sari dan putik.

Advertisements

0 comments :

Post a Comment