CARA MENGUKUR VOLUME BENDA YANG BENTUKNYA TIDAK TERATUR

Posted by on 17 July 2017 - 8:51 PM

Edukiper.com - Pengukuran Volume Benda Tidak Beraturan. Bagaimana cara mengukur volume suatu benda yang bentuknya tidak beraturan? Dapatkan volume benda tersebut ditentukan secara tidak langsung? Pada dasarnya, volume dapat diukur dengan menggunakan alat ukur yang bersesuaian misalnya alat ukur panjang dan alat ukur volume berupa gelas ukur.

Benda yang memiliki bentuk teratur seperti kubus atau balok, volumenya dapat ditentukan secara tidak langsung dengan menggunakan rumus. Tentu saja untuk menggunakan rumus kita harus mengetahui ukuran dari sisi-sisi benda yang dibutuhkan dalam rumus.

Misalnya kita hendak menentukan volume benda berbentuk balok dengan rumus, maka kita harus terlebih dahulu mengukur panjang, lebar, dan tinggi balok tersebut. Ketiga besaran tersebut dapat diukur dengan menggunakan alat ukur panjang misalnya mistar.

Lalu bagaimana dengan benda yang bentuknya tidak teratur? Dapatkah kita menentukan volumenya secara tidak langsung? Untuk benda yang bentuknya tidak teratur dan tidak diketahui rumus volumenya, maka volumenya harus ditentukan secara tidak langsung.

Benda tidak teratur seperti batu atau kerikil dapat ditentukan volumenya dengan pengukuran tidak langsung, yaitu dengan menggunakan alat ukur berupa gelas ukur dan gelas berpancuran. Pengukurannya cukup sederhana sebagai berikut.

A. Pengukuran Volume dengan Tabung Berpancuran

Cara mengukur volume benda yang tidak teratur

Peralatan tabung berpancuran terdiri dari tabung berpancuran dan gelas ukur. Tabung berpancuran digunakan untuk menampung air dan benda yang akan diukur sedangkan gelas ukur digunakan untuk menampung air yang tertumpah dari pancuran.

Pada gambar di atas, volume benda adalah:
⇒ V benda = V air dalam gelas ukur
⇒ V benda = 30 mL

Pada pengukuran seperti ini, volume benda yang diukur adalah sama dengan volume air yang tertumpah ke gelas ukur. Dengan kata lain, volume air yang ada di gelas ukur sama dengan volume benda tersebut.

Cara kerja : mula-mula tabung diisi dengan air hingga batas mulut pancuran dan pastikan tidak ada air yang menetes keluar pancuran. Kemudian letakkan gelas ukur di bawah pancuran dan masukkan benda ke dalam tabung berpancuran.

B. Pengukuran Volume dengan Gelas Ukur

Selain menggunakan tabung berpancuran, untuk benda yang ukurannya kecil kita juga dapat menggunakan gelas ukur untuk mengukur volume benda tersebut. Alat yang dibutuhkan adalah sebuah gelas ukur dengan skala yang jelas.

Cara pengukuran nya yaitu : mula-mula gelas ukur diisi dengan air atau zat cair lain kemudian dicatat volume nya. Setelah itu masukkan benda yang akan diukur volume nya ke dalam gelas ukur dan catat pertambahan volume yang ditunjukkan oleh permukaan air.

Pada pengukuran ini, volume benda yang dicelupkan ke dalam gelas ukur adalah pertambahan volume setelah benda dicelupkan ke gelas ukur. Jadi, cara kerjanya adalah dengan mencatat volume sebelum dan sesudah benda dicelupkan.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai cara mengukur volume benda yang bentuknya tidak teratur. Jika artikel ini bermanfaat, silahkan bagikan kepada teman anda melalui tombol share yang tersedia. Terimakasih.

Advertisements

0 comments :

Post a Comment