LANGKAH-LANGKAH YANG DILAKUKAN DALAM MELAKUKAN PENGAMATAN

Posted by on 21 July 2017 - 8:29 AM

Edukiper.com - Pengamatan dalam Kerja Ilmiah. Apa yang dimaksud dengan pengamatan? Bagaimana cara pengamatan yang baik dan apa saja langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan dalam sebuah pengamatan? Dalam sebuah kerja ilmiah, pengamatan merupakan salah satu proses yang memegang peran penting bagi hasil kerja sebab melalui pengamatan lah data dapat dikumpulkan untuk kemudian diolah dan disimpulkan.

Pengamatan adalah serangkaian proses mengamati yaitu kegiatan untuk mengenal sesuatu dengan memperhatikan suatu objek atau peristiwa yang bertujuan untuk mengetahui suatu informasi atau menyelesaikan masalah terkait objek atau peristiwa tersebut.

Dalam pengamatan, banyak aspek yang dapat diamati mulai dari ciri fisik, sifat kimia, hingga gejala yang ditunjukkan suatu objek. Seorang pengamat dapat menggunakan berbagai indera pengamatan seperti mata, telinga, atau dengan alat bantu pengamatan misalnya mikroskop.

A. Jenis-jenis Pengamatan

Langkah-langkah pengamatan

Sebuah pengamatan pada dasarnya dilakukan untuk memperoleh data yang sesuai dengan tujuan penelitian atau kerja ilmiah. Berdasarkan alat dan caranya, pengamatan dibedakan menjadi dua jenis, yaitu pengamatan kualitatif dan pengamatan kuantitatif.

#1 Pengamatan Kualitatif
Pengamatan kualitatif adalah jenis pengamatan yang dilakukan hanya dengan menggunakan alat indera tanpa mengacu pada satuan pengukuran tertentu. Pengamatan ini memandang suatu objek berdasarkan apa yang dapat dilihat atau dinilai misalnya bagaimana warnanya, bagaimana ukurannya, dan sebagainya.

#2 Pengamatan Kuantitatif
Pengamatan kuantitatif adalah jenis pengamatan yang dilakukan dengan menggunakan alat indera dan alat ukur tertentu yang mengacu pada satuan pengukuran tertentu. Pada pengamatan kuantitatif, data pengamatan ditulis dalam bentuk angka misalnya berapa tingginya, berapa panjangnya, berapa volumenya, dan sebagainya.

Baca juga : Pembahasan Soal tentang Pengamatan.

B. Langkah-langkah Pengamatan

Agar sebuah pengamatan dapat berjalan dengan baik dan lebih akurat, maka seorang pengamat harus memanfaatkan sebanyak-banyak indera dalam pengamatan. Penggunaan satu indera saja tentu tidak dapat memberikan gambaran yang lengkap.

#1 Melihat
Dengan mata atau alat bantu lihat seperti mikroskop atau lup, pengamatan dapat dilakukan dengan cara melihat. Pengamatan dengan cara ini biasanya digunakan untuk mengamati bentuk, ukuran, warna, atau proses peristiwa.

#2 Mendengar
Selain melihat, pengamatan perlu pula dilakukan dengan cara mendengar. Untuk beberapa jenis objek pengamatan, mendengar merupakan langkah yang penting misalnya untuk mengenal kuat lemahnya bunyi, mengenali nada, mengidentifikasi argumen pada sebuah rekaman, dan sebagainya.

#3 Mencium atau mencicipi
Mencium dan mencicipi merupakan proses pengamatan yang umumnya dilakukan untuk mengenal suatu zat. Dengan cara mencium aroma zat atau mencicipi rasa zat, pengamat biasanya dapat mengetahui jenis dari zat tersebut.

#4 Meraba
Meraba merupakan proses pengamatan yang biasanya dilakukan untuk mengenal sifat fisik dari suatu benda misalnya untuk memeriksa seberapa panas suhunya, mengetahui struktur permukaannya, atau ukuran keras lunaknya permukaan benda, dan sebagainya.

#5 Mengukur
Mengukur merupakan proses pengamatan yang dapat dilakukan dengan memadukan berbagai indera dan alat bantu pengukuran untuk memperoleh hasil pengukuran yang akurat. Untuk memperoleh hasil pengukuran yang teliti diperlukan alat ukur dengan ketelitian sampai tingkat tertentu.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai langkah-langkah dalam melakukan pengamatan. Jika artikel yang anda baca bermanfaat, silahkan bagikan kepada teman anda melalui tombol share yang tersedia. Terimakasih.

Advertisements

0 comments :

Post a Comment