Pengertian Polusi, Jenis-jenis Polusi dan Macam-macam Bahan Pencemar

Posted by on 01 October 2017 - 10:06 AM

Edukiper.com - Polusi dan Pencemaran Lingkungan. Apa yang dimaksud dengan polusi? Bahan-bahan polutan seperti apa yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan? Jelaskan jenis-jenis polusi yang terjadi di lingkungan hidup? Pertanyaan-pertanyaan tersebut merupakan dasar pembahasan untuk topik polusi. Berbicara mengenai polusi maka erat kaitannya dengan pencemaran lingkungan dan pencemaran tentu berdampak negatif bagi makhluk hidup.
Polusi atau pencemaran lingkungan hidup umumnya ditandai dengan terjadinya perubahan tatanan lingkungan akibat berbagai faktor termasuk akibat aktivitas manusia atau proses alam. Perubahan tatanan lingkungan ini menyebabkan kualitas lingkungan menurun.

Ketika kualitas lingkungan hidup menurun, maka hal tersebut akan sangat mempengaruhi kualitas hidup makhluk hidup yang ada di dalamnya. Secara umum, pencemaran udara berdampak buruk terhadap kesehatan dan dalam skala kritis dapat pula mengancam keselamatan.

A. Pengertian Polusi

Menurut undang-undang pokok pengelolaan lingkungan hidup, polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan yang menyebabkan kualitas lingkungan menurun.

Hal ini juga termasuk perubahan tatanan lingkungan akibat kegiatan manusia atau proses alam yang berdampak pada penurunan kualitas lingkungan hingga ke level tertentu yang menyebabkan lingkungan tersebut menjadi kurang atau bahkan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Pencemaran lingkungan merupakan suatu masalah yang umum dihadapi di lingkungan yang padat penduduk dan merupakan wilayah pusat industri sebab pada lingkungan seperti itu akan sangat banyak sumber-sumber yang menghasilkan bahan pencemar.

Perkembangan teknologi terutama kendaraan bermotor juga termasuk salah satu penyebab timbulnya pencemaran lingkungan terutama pencemaran udara dan kebisingan. Di Indonesia, jumlah kendaraan bahkan sudah terbilang sangat banyak sehingga sangat sulit memperoleh udara segar di waktu sibuk.

B. Jenis-jenis Polusi 

Polusi yang terjadi di lingkungan dapat mencakup beberapa aspek utama kehidupan seperti tanah, air, dan udara. Ketiga komponen tersebut merupakan komponen yang paling rentan mengalami pencemaran sebab di sanalah aktivitas utama berlangsung.

Berdasarkan tempat terjadinya, polusi dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:
1). Polusi udara : pencemaran terjadi di udara
2). Polusi tanah : pencemaran terjadi di tanah
3). Polusi air : pencemaran terjadi di air.

Dalam kondisi yang lebih spesifik, pencemaran tersebut juga dapat dikelompokkan menjadi pencemaran udara, pencemaran tanah, pencemaran air, dan pencemaran suara. Polusi suara berkaitan dengan tingkat kebisingan yang melebihi ambang batas.

Berdasarkan tingkat pencemaran (kadar zat polutan dan waktu kontak terhadap bahan pencemar), polusi dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu :
1). Polusi yang mengakibatkan iritasi dan gangguan ringan
2). Polusi yang mengakibatkan reaksi fatal dan sakit kronis
3). Polusi yang menimbulkan gangguan, sakit, dan kematian.

Berdasarkan macam-macam bahan pencemar, polusi dibedakan menjadi:
1). Pencemaran kimiawi : disebabkan oleh bahan pencemar kimia
2). Pencemaran biologi : disebabkan oleh bahan pencemar mirkooganisme
3). Pencemaran fisik : disebabkan oleh bahan pencemar fisik misal plastik.

C. Macam-macam Bahan Pencemar (Polutan)

Pengertian dan jenis polutan

Zat atau bahan yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan disebut polutan. Suatu zat digolongkan sebagai polutan jika keberadaannya dapat menyebabkan kerugian terhadap makhluk hidup, jumlahnya melebihi jumlah normal, berada pada waktu dan tempat yang tidak tepat.

Berdasarkan sumbernya, bahan pencemar dapat dibedakan menjadi :
1). Bahan pencemar kimiawi
2). Bahan pencemar biologi
3). Bahan pencemar fisik.

Bahan pencemar kimiawi adalah bahan atau zat kimia yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Bahan kimia ini berupa zat radioaktif, logam (Hg, Pb, As, Cd, Cr, dan Hi), pupuk organik, pestisida, deterjen, dan minyak.

Bahan pencemar biologi merupakan bahan atau zat hidup yang mengakibatkan rusaknya tatanan lingkungan. Bahan pencemar biologi dapat berupa mikroorganisme seperti E. Coli, Entamoeba coli, dan Salmonella thyposa.

Sedangkan bahan pencemar fisik merupakan bahan-bahan buangan yang berasal dari berbagai kebutuhan manusia misalnya kaleng, botol, plastik, karet, dan sebagainya. Jika tidak ditangani dengan tepat, maka sampah-sampah tersebut akan menimbulkan pencemaran.

Advertisements

0 comments :

Post a Comment